Posted by: komunitascoretjogja on: Juli 3, 2008
Sesaat setelah angkara pecah di Alengka
Dan Rama pulang ke Ayodya
Tak lupa ia pesankan
pada Bharata dan Wibisana
Tentang tanah yang tak pernah merekah
Tentang air yang senantiasa mengalir
Tentang api yang menghangatkan
Tiap relung jiwa manusia
Tentang angin yang menelusup diam-diam
Kemudian mentari yang tak pernah memilih
Bintang yang memberi teladan keindahan
Sang mega yang meneduhkan
Dan tentang kilat yang tak pernah memandang
Pada siapa ia menyambar
“Apakah seperti itu pemimpin? “
Kau bertanya saat kau mengakhiri cerita
Karya: ZUHARA RIZQYAN CANDRANINGRUM (SMA N 1 Wonosari)
Komentar Terakhir